Selasa, 02 Apr 2019, 07:28:10 WIB, 195 View atha, Kategori : Wirausaha

Lima bulan dibentuk, website Ksrarajoelok.com telah menjaring sekitaar 20 orang partner. Mereka adalah para disabilitas yang mempunyai keterbatasan. Namun memiliki kemampuan menghasilkan produk yang bernilai jual. Seperti makanan,tas,handycraft dan aksesoris.

            Salah satu partner Karajoelok.com, Irmansyah Aditya Fitri, 16 mengaku mulai bergabung sejak februari lalu. Ia terlahir sebagai penyandang down syndrome (DS) dan mempunyai keterbatasan dan kemampuan yang berbeda dengan anak seusianya.

            Keterbatasan tersebut tak menghalangi untuk berkarya. Pemilik brand’Drumercookies’ ini mampu memproduksi makanan sehat. Seperti keripik singkong dan stik kentang tanpa mengguakan msg atau bahan makanan dilarang bagi penyandang DS sepertinya.

            Menurut Manager Marketing Karajoelok.com,Atha aihan,22. Website ini menjadi wadah pemasaran bagi para diisabilitas dengan memberdayakan penyandang disabilitas. Tujuanya agar seluruh partner (disabilitas) mampu menjadi wrausaha yang mandiri srta mampu berinovasi. Sehingga tidak bergantung pada orang lain dan justru mampu membuka peluang pasar kerja.

            Mahasiswa jursan Manajemen Unand itu menyebutkan website Karajoelok,com menjadi tepat pemsaran produk pertneri nya secara online  dan offline. “Karajoelok.com membantu memasarkan produk disabilitas. Selama ini mereka punya produk tapi bingung memasarkan dan tidak tahu kemana memasarkan,” jelasnya saat diteui di Convention Hall Unand, Kammis (21/3).    

            Sepanjang pengetahuanya, saat ini belum ada social enterpreneur yang membantu para disabilitas untuk memasarkan produknya. “keterbatasan bukan lagi halangan. Makanya kita ajak dan bantu memfasilitasinya. Disini kita juga tidak memungut biaya,” ucapnya.

            Sementar itu, pembina dan pencetus wesite Karajoelok.co, Donard games, menceritakan awal dibuatnya website itu, ia bersama sang istri Dessy Kurnia Sari kuliah 6 tahun di Australia. Di sana dia melihat pola masyarakat yang memberdayakan penyandang disabilitas untuk menjadi wirausaha. Dan kemudian mengadopsinya dengan menerapkan sistem serupa di Indonesia. Tujuanya, ingin membantu penyandang disabilitas dalam mengembangkan usahanya.

            Website ini baru mampu meraup omzet sekita Rp 2 juta. Hasilnya akan diberikan kepada pemilik produk. Ini yang menjadi penghasilan bagi disabilitas. “Memang masih kecil omzet nya. Tapi yang kita harapkan para disabilitas ini termotivasi untuk jadi wirausaha, dan pengusaha mandiri,” tuturnya.

            Untuk ke depanya , dia ingin mengembangkan website ini dengan melibatkan pemerintahdala pengembangannya. “bagi yang ingin bergabung bosa mandaftar atau mengunjungi website Karajoelok.com,”tuturnya.(***)




Fashion Makanan Souvenir Selasa, 02 Apr 2019, 07:28:10 WIB Melihat Website arajoelok.com Bantu Disabilitas Pasarkan Produk

Lima bulan dibentuk, website Ksrarajoelok.com telah menjaring sekitaar 20 orang partner. Mereka adalah para disabilitas yang mempunyai...


Senin, 04 Feb 2019, 19:17:47 WIB Imansyah Aditya Fitri Rilis Usaha ADIT DRUMMERCOKIES

ADIT DRUMMERCOOKIES Adit, Imansyah Aditya Fitri lahir 10 Maret 2003, terlahir dengan kondisi downsyndrome. Alamat, Kota Payakumbuh Prov, Sumatera...