Prof. Donard Games Bahas Tantangan dan Peluang Wirausahawan Disabilitas dalam Program Mozaik Indonesia RRI Pro 1 Padang

Prof. Donard Games Bahas Tantangan dan Peluang Wirausahawan Disabilitas dalam Program Mozaik Indonesia RRI Pro 1 Padang

Prof. Donard Games, Guru Besar Kewirausahaan dan Ketua Departemen Manajemen FEB Universitas Andalas serta Co-Founder Karajo Elok, menjadi narasumber utama dalam program Mozaik Indonesia yang diselenggarakan oleh RRI Pro 1 Padang pada Selasa, 12 Agustus 2025, pukul 15.00–16.00 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema “Tantangan dan Peluang bagi Wirausahawan dengan Disabilitas”, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya inklusivitas dalam dunia kewirausahaan.

Dalam sesi diskusi yang dipandu oleh presenter Edrianto Jasman, Prof. Donard Games menekankan bahwa kewirausahaan merupakan salah satu jalur strategis untuk menciptakan kemandirian ekonomi bagi individu penyandang disabilitas. Menurut beliau, perkembangan teknologi digital dan ekosistem ekonomi kreatif saat ini telah membuka peluang yang lebih luas dan inklusif dibandingkan sebelumnya.

“Kewirausahaan memberikan ruang bagi individu untuk mengembangkan potensi tanpa dibatasi oleh struktur kerja konvensional. Dengan dukungan ekosistem yang tepat, penyandang disabilitas dapat menjadi pelaku usaha yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing,” jelas Prof. Donard Games.

Beliau juga menyoroti bahwa tantangan utama yang masih dihadapi meliputi keterbatasan akses terhadap modal, pelatihan kewirausahaan, serta kurangnya dukungan sistem yang inklusif. Namun demikian, peluang tetap terbuka lebar melalui pemanfaatan platform digital, penguatan branding produk lokal, serta dukungan komunitas dan lembaga pendamping seperti Karajo Elok yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui kewirausahaan sosial.

Sebagai Co-Founder Karajo Elok, Prof. Donard Games menegaskan komitmen organisasi dalam mendukung pengembangan kapasitas kewirausahaan inklusif, termasuk melalui program pelatihan, mentoring, dan inkubasi bisnis yang berorientasi pada pemberdayaan kelompok rentan dan marginal.

Partisipasi dalam program Mozaik Indonesia ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat literasi kewirausahaan inklusif di masyarakat. Diharapkan, melalui edukasi publik yang berkelanjutan, semakin banyak individu penyandang disabilitas yang terdorong untuk mengembangkan usaha mandiri dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan.